Dear all,
saya cuma mau cerita kejadian penipuan yang saya alami di Optik Tunggal Plaza Semanggi.
hari kamis, 8 maret 2007 kemarin saya memeriksakan mata saya di optik tunggal plaza semanggi (plangi). setelah diperiksa, saya akhirnya pesan soft lens Chiba Toric yang setahun, tapi karena tidak ada stoknya jadi saya membeli 2 box soft lens acuvue min.3,5 dan 3,25 yang bulanan seharga masing rp.150.000,-.
sewaktu saya terima, saya melihat ada tulisan gratis 1 box, lalu saya tanyakan ke spgnya, ERIKA, apa saya dapet gratis 1 box? lalu dia langsung jawab tidak, karena itu hanya untuk pembelian 4 box. setelah itu saya diberikan formulir undian Acuvue 2 lembar untuk saya isi. setelah diisi, saya tanya sama Erika apa sudah selesai? lalu dia jawab sudah. karena saya terburu-buru, saya langsung tanpa memeriksa isi plastiknya lagi.
setiap saya beli soft lens di optik tunggal saya selalu diberi hasil test ukuran minus saya karena mata kanan dan kiri saya berbeda. tapi kemarin saya tidak diberikan hasil test, jadi saya telfon lagi ke optik tunggal plangi untuk menanyakan mana yang kanan dan yang kiri. ternyata erika sudah pulang dan temannya yang menjawab telfon. saya minta tolong dilihat di komputer mana ukuran minus yang kanan dan kiri. lalu menurut mbak itu, saya menerima 3 box soft lens acuvue, 2 box ukuran 3,5 dan 1 box ukuran 3,25. setelah saya katakan kalau saya hanya dapat 2 box, mbak itu minta supaya saya telfon hari jumat dan bicara langsung sama erika.
waktu saya telfon lagi hari jumat, 9 maret 2007, saya bicara sama erika dan dia memberikan 2 alasan kenapa saya hanya terima 2 box, padahal di struknya ada 3 box (saya tidak terima struk karena sedang ada undian, jd struk aslinya dijadikan satu dengan undian dan dimasukkan di box):
1. menurutnya yang ukuran 3,5 habis, dan dia akan menelpon saya kalau sudah ada.
2. dia tidak yakin penawaran gratis 1 box itu masih berlaku.
trus saya bilang sama dia kenapa gak bilang waktu saya tanya hari kamis? kan saya nanya saya dapet gratis atau gak.. dan dia bilang tidak, itu hanya untuk pembelian 4 box. kenapa dia gak bilang habis atau gak yakin? kayaknya aneh ya, dan struk itu kan dibuat waktu saya masih di tokonya, bukan setelah saya pulang. bagaimana saya bisa tau kalau dia akan telfon saya waktu ukurannya udah ada kalau saya gak tau saya dapet gratis 1 box. setelah berdebat dan menelfon berkali-kali akhirnya saya bilang kalau saya minta uang saya kembali karena SAYA GAK SUKA DITIPU. sebel aja rasanya, kan nanti setiap saya pake soft lens itu saya jadi inget sama penipu yang ngejual soft lens itu ke saya. daripada sebel terus2an mendingan saya balikin..menurut saya dia sengaja menipu supaya bisa ngejual 1 box soft lens itu ke orang lain.
hari sabtu, 10 maret 2007 saya ke optik tunggal plangi dan mengembalikan soft lense acuvue tsb, dan uang saya juga dibalikin. saya gak ketemu erika lagi karna dia masuk siang. saya sudah bertahun-tahun beli soft lense, cairan pembersih dan kacamata di optik tunggal. tp setelah kejadian ini saya kapok dan akan beralih ke optik lain aja. bagi yang mau membeli soft lense atau kacamata di optik tunggal, khususnya di plangi, lebih baik extra hati-hati karena ada pegawai yang suka menipu di sana.
mudah2an pengalaman saya ini berguna dan tidak terulang pada orang lain.
regards,
Friska
Saya bersyukur membaca pengalaman Mbak Friska hari ini, karena sore ini saya ada rencana mau ke Plangi utk beli saftlens, dan saya rencananya mo’ beli di Optik Tunggal krn saya fikir harganya agak lebih murah dibanding Optik Melawai langganan saya, tetapi setelah membaca pengalaman Mbak Friska saya memutuskan utk beli di Optik Melawai saja seperti biasanya, Thanks Infonya!
Dear friska,
sori bukannya mau ngebelain optik tunggal ya, cuma karena banyak temen2 aq yang kerja d optik aja. biasanya itu cuma oknum aja kok, yang lain ga kaya gitu deh. jgn sampai jadi kapok dong, bukannya selama ini ga ada masalah kan?
hahahaha
mba`
jangan suka nyalahin orang
mba`nya yang hati hati………
kadnag kadang karaena kurang tahu…
bisa bikin so` tahu loh
satu lagi
mba`………
jangan pake judul yang universal gitu lah………
pake istilah oknum di optik tunggal semanggi yah…..
cabangnya optik tunggal itu ada 70 an lebih di seluruh indonesia
oke…..
salam
emin
wah, serem juga yah kok optik sebesar Optik Tunggal ada juga yg berani nipu konsumen. Saya mah langganan Optik Seis selalu, udah 2 turunan. kalo ga salah di semanggi juga ada cabangnya. Softllennya komplit lagi.
Dear friska,
Maaf ya mbak, bukan membela hal tersebut juga bisa terjadi kok di optik manpun. Itu opnum mbak, bukan optiknya. Kapam ya orang Indonesia tu berhenti menyama ratakan. Kalau saya gigolo jadi temen, saudara, dan semua yang berhubungan dengan saya gigoli juga ?
Ngak kan ?
Ngertikan maksudnya ? Telat komentnya ya.
Mba harus lebih mengerti lagi tentang program yang berlaku Di Optik tunggal dan tanyakan sedetail2nya program tersebut, jangan sampai Mbaknya yang salah mengerti tentang program tersebut.
Mbak harus mengerti penjelasan dari SPG tentang promo tersebut. jangan2 mbak nya yang tidak mengerti…
Atw juga mungkin Oknum…saja.Jangan Disamaratakan ya…orang2nya…..
BRAVO !!!!!!!!!!!!!OPTIK TUNGGAL
Mbak, kalau menurut saya jangan membawa nama optik tunggalnya, karena yg menipu adalah personal yaitu SPGnya bukan optik tunggal sebagai instansi dan kejadian ini tidak dapat sepenuhnya mbak menyalahkan orang lain, hal ini tidak akan terjadi bila mbak sendiri lebih aware dengan barang belanjaan mbak, seharusnya mbak periksa dulu belanjaan dan struk anda…kalo mbak sendiri ga pernah aware dengan belanjaan mbak, masa iya org lain yg harus aware dengan mbak…
jadi ini adalah pelajaran untuk mbak, dan mohon jangan pake judul yg merugikan instansi tertentu kalau itu bukan sepenuhnya kesalahan instansi tersebut…jangan sampe malah tuh instansi mengadukan mbak karena pencemaran nama baik…
PELAJARAN BUAT KITA SEMUA, BAIK PEMBELI MAUPUN SI PENJUAL
smoga yg terjadi pd mb friska tdk terjadi lg kepada org lain, karna penjual harus memberikan servis stau pengetahuan terhadap barang yg akan di beli nya.
Saya cukup prihatin dengan kejadian yang merugikan Mba Friska. Tapi saya juga prihatin dengan penyebutan suatu badan atau instansi yang gmana….. gitu,.. tapi sebetulnya dari judul aja udah keliatan kok, kalau itu terjadi di plaza semanggi. Bukan berarti di seluruh optik tunggal kan ?? Dan oknumnya pun bernama ERIKA, bukan berarti semua SPG Optik Tunggal Plasa Semanggi seperti ERIKA kan ??
Makasih infonya Mbak. Opini saya, kesalahannya di oknum dan ultimately kesalahannya di optik tunggal, optik tunggal harus ensure oknumnya punya info yg jelas atas semua produknya, klo oknumnya ga bisa bekerja dgn baik, optik tunggal harus latih ulang oknumnya smpe mereka bisa malayani pelanggan dgn baik.
Harusnya Mbak melaporkan kejadian ini ke management optik tunggal, kerana hanya mreka yg bisa merubah atau koreksi masalah yg berlaku. klo ga di lapor, mreka ga tw yg optik tunggal punyai masalah oknum yg kurang mantap.
Hanya mengomentari soal oknum atau pegawai dan kaitannya dengan instansi (Optik Tunggal).
Begini, ketika instansi rekrut seorang pegawai sudah seharusnya bertanggungjawab atas semua yang dilakukan oleh pegawainya karena secara resmi apapun yang dilakukannya dalam pekerjaannya adalah atas nama instansi. Jadi menurut saya dalam kejadian ini seharusnya instansi (Optik Tunggal) lah bertindak bijaksana dengan cara menghubungi client-nya untuk klarifikasi dan minta maaf untuk ketidaknyamanan customernya, karena client/customernya ini pantas mendapatkannya apalagi sudah lama menjadi pelanggan.
Untuk mbak Friska, tetaplah waspada karena tidak ada garansi semua itu selalu dapat berjalan mulus, maklumi manusia yang masih rendah adat dan kebiasaanya.
Come on people, jadilah bijaksana dan objektif.
Peace!
Optik tunggal emang payah mbak.
Tahun 2008 kalo ga salah feb saya beli kacamata di Taman Anggrek, harganya berikut lensa hampir 3juta.
Tapi setelah kacamata jadi, ada gap antara lensa dan framenya, trs potong lensa nya jg ga rapi, dipake kacamatanya jg gak enak jatuhnya di wajah. Dicoba di stel disana, setlah berapa lama tetep gak enak.
Trs itu kacamata saya tinggal saya minta dirapiin, kalo perlu lensa diganti dan dipotong ulang. Setelah 1 minggu, ternyata sama mereka lensa gak diganti, cuma dikenceng kencengin aja nilon pengikatnya. Walhasil tetep itu kacamata 3 jt kelihatan kasar, meskipun framenya mewah.
Optik Tunggal emang payah, mendingan beli kacamata di pasar senen aja sekalian, harga 200 – 400 ribu tapi mereka motong lensa nya bener bener teliti dan rapi.
Harga mahal gak menjamin Mbak..bener itu…
Iya saya juga punya kejadian yg mengesalkan tentang optik tunggal. Dimana pelayananya tdk profesional. Saya prnah dicemberuti dan malas menerangkan tentang kacamata yg hendak saya beli oleh karyawan optik tunggal yg bernama RIRI, saya jengkel bgt sama dia dan optik tunggalnya.pokoknya mending ke optik lainya
Dugh, emang harus hati2 dalam belanja apa aja.
Cuma emang jelas, si erika itu telak telak mau nipu mba. Karena itu kejadian juga sama saya =( Gue rasa dia yang kotak ketiganya itu mungkin buat dia atau di jual lagi.
Dan harusnya Optik Tunggal, training karyawannya soal product knowledge atau jenis promosi atau di pantau terus dong kepuasaan konsumen.
Saya melakukan pembelian frame dan lensa di Optik Tunggal pada tanggal 4 Mei 2009 dengan mempergunakan kartu kredit Mandiri. Dimana pada saat itu, jika menggunakan kartu tersebut, pembeli berhak untuk mendapatkan potongan sebesar 30% dan cashback senilai 80% dari total harga pembelian. Hal ini diperkuat dengan pernyataan pada Nota yang tertulis “Anda berhak mendapatkan cashback sd 31 Mei 2009 senilai Rp. 582400″.
Pada tanggal 22 Mei 2009, saya ingin menggunakan cashback tersebut utk melakukan pembelian kedua di Optik Tunggal MM Bekasi, tetapi cashback tersebut TERNYATA hanya berlaku jika saya menggunakan kembali kartu kredit Mandiri.
Yang saya sesalkan, mengapa saya tidak diberitahu sebelumnya bahwa cashback tersebut hanya bisa diberikan jika saya melakukan pembelian dengan kartu kredit Mandiri?
Sudah gitu, tanggal berlaku cashback tersebut berbeda2, ada yg berlaku sd tgl 30 April, ada yg 17 Mei, di nota sy tanggal 30 Mei, yg bener yg mana sih…
so jangan percaya dengan Optik Tunggal, informasinya sering menyesatkan…
dear friska..
in this case sebenarnya ga pure kesalahan OPTIK TUNGGALnya tapi itu ulah dari OKNUM dari karyawannya karena ga semua karyawan dari optik tunggal kaya gitu.lain kali kalo mau beli barang lebih baik tanya yang mendetail dan sebelum pergi liat2 lagi bonnya jangan sampai keulang lagi..dan ga semua OPTIK TUNGGAL pelayanannya ga bagus, ada juga ko yang ramah..
Saya setuju dngn mba friska. Memang ga baik kalo kt jg menyalahkan optik tunggal nya, tapi bukankah kepuasan pelanggan adalah yg pling utama?? Mana lbh penting nama baik ato client? Tanpa pembeli keuntungan tidak akan di dapat, alias bangkrut. Dan satu hal lg pembeli adalah RAJA. Jd kalo menurut saya itu murni kelalain dan kecerobohan dr semua pihak optik tunggal. Pelayanan nya jelek dan management nya payah. Thx!!!
itu adalah perbuatan oknum, tetapi tetap saja dampaknya pada optik tunggal yang lain, “gara gara nila setitik rusak susu sebelanga “
sebagai perhatian juga untuk optik tunggal dalam menerima karyawan dan berikan aturan dan hukuman yang jelas dan tegas thdp karyawan…bagaimanapun juga utamakan keamanan dan kenyamanan para pelanggan (saya salah satu pelanggan optik tunggal)
terima kasih atas perhatian dari optik tunggal.
sya kanl dngan slah 1 krywan optik tngggal yng di plaza indonesia kyny dia bgdang trs tuh mkny dia sring tdr di optik
di kaca dtmpl alasannya tutup pdahal orng nya tdr jdi tlng untk pmlk optik di cek karyawannya di optik tunggal plaa indoneseia
semua yang dialami pelanggan akan dialami oleh semua optikal, 1 orang yang menyebarkan keburukan maka semua akan berkomentar tentang keburukan, 1 orang yang menyebar kebaikan maka semua akan berkomentar tentang kebaikan setinggi langit, dunia maya sekarang ini lagi in….. berhati2lah dalam penyampaian pesan ke dunia maya, ingat kasus2 dunia maya yang sampai saat ini belum selesai.
pertimbangkan dahulu sebelum melakukan